BEBERAPA AWAL SETELAHNYA


Kita berawal dari kalimat yang entah apa
Di bumbui oleh perhatian juga tegur sapa
Setelahnya… aku sering menepi di salah satu jendela
Memastikan kedatangan dari keberangkatanmu baik-baik saja
Syukur di sana aku masih menemukan senyum dari bibir manis penuh asa

Tiba dhuha
Aku berdiam dibalik kaca
Menantimu berjalan dari utara, seraya menundukan kepala
Semoga kala itu kau sedang berdoa, serta ada namaku diantara kalimat doa yang kau tiupkan

Usainya… aku lekas membalas untaian doa dengan pinta kepada Tuhan
Dari awal hingga kesekian
Mencintaimu masih menjadi hal yang menyenangkan
Meskipun kini hadirmu tinggal bayangan
Kau hilang begitu saja seolah tak terjadi apa-apa
Alih-alih pesan untuk pamitan
Nomorku saja kau blokir tanpa penjelasan

Namun perlu kau ketahui
Hati dan segala bentuk rupanya
Terus berputar seriangnya
Seolah kau menjadi pusat semesta
Segala kerinduan dan bentuk lainya
Masih mengorbit pada satu manusia; Dayita

"Sajak dari sudut pojok kamar ramu kata"

__Kediri, 10 Maret 2020

Penulis:
Penulis dan Pemalas


loading...

Post a Comment

0 Comments