SEDIKIT MANISAN UNTUK PARA PEMAIN "MOBILE LEGEND"


Siapa yang tidak mengenal game Mobile Legend? Hampir anak-anak hingga remaja bahkan orang tua tentu saja mengenal salah satu jenis game yang paling populer ini. Sedikit kita ulas, ya?

Mobile Legend adalah sebuah game online yang dimainkan oleh lima orang dengan tujuan untuk menghancurkan benteng lawan. Game yang digandrungi oleh masyarakat ini dirilis pada tahun 2016 oleh Monton dan mendapat sambutan hangat dari para gamers. Pada tahun 2017 Mobile Legend menjadi game terlaris. Hingga saat ini Mobile Legend masih menduduki peringkat teratas dalam ranking game terlaris.

Pada saat waktu luang, banyak remaja atau pun anak-anak yang menghabiskan waktunya untuk bermain permainan ini. Terkadang beberapa remaja maupun anak-anak melampaui batas dengan meninggalkan kewajiban hanya untuk bermainan Mobile Legend. Permainan ini bisa memberikan rasa senang dan nyaman pada remaja sehingga tidak mau keluar dari zona nyaman ini. Waktu salat, dating (sebut saja: "kencan"), diabaikan, waktu belajar ditinggalkan, bahkan, masalah rumah tangga sering bermunculan disebabkan karena game tersebut, hingga tak jarang berujung pada penceraian.

truibunpekanbaru.com dari Daily Mail pada tanggal 10 maret 2018, sebuah video yang menunjukkan bagaimana seorang istri memberikan pelajaran kepada suaminya karena terlalu mementingkan Mobile Legend dibandingkan dengan melakukan kewajibannya. Dengan kesal sang isteri berjalan ke arah suami dan tiba-tiba mengarahkan sebuah kertas yang berisi lem tikus. Sambil berteriak kesakitan, suaminya tampak mencoba melepaskan lem lengket dari wajahnya.

Shodikin, seorang aktivis game Mobile Lagend mengatakan bahwa, “Memang benar, permainan Mobile Legend bisa membuat saya merasa senang dan bisa menjadikan tali persaudaran dan keharmonisan saya semakin kuat dengan teman-teman saya. Saat kepala saya dipenuhi beban pikiran, kadang permainan ini juga bisa membuat tenang. Akan tetapi, sering kali permainan ini membuat saya melalaikan hak dan kewajiban saya. Seperti tidur, belajar dan salat.”

Permainan Mobile Lagend seperti ganja yang menyebakan kecanduan, sekali main dan kalah akan membuat pemain untuk mencoba kembali dan sekalinya menang maka akan terus memainkan game tersebut.

Dampak negatif dari permainan ini adalah lupa waktu. Karena keasyikan dalam bermain hingga menyebabkan para remaja mengabaikan waktu yang seharusnya dibuat untuk memenuhi kewajiban seperti balajar dan tidur. Banyak remaja saat belajar di kelas tidak bisa konsentrasi dalam menangkap pengetahuan dari guru dikarenakan masih mengantuk, bahkan tidak jarang yang tidur dikelas, karena malam harinya dibuat begadang memainkan Mobile Legend.

Remaja yang terjebak dalam zona permainan Mobile Legend cenderung tidak bisa diganggu. Banyak perkelahian, permusuhan bahkan perkataan yang kurang sopan terjadi pada pemain Mobile Legend ini saat mereka merasa ternggagu. Mereka sangat sulit untuk mengendalikan emosinya. Tak jarang kalimat kotor keluar dari mulut mereka. Luapan emosi mereka sangat beragam ada kalanya berupa tindakan verbal, ada kalanya juga hanya peringatan, dan yang paling parah biasanya langsung menikam.

Semakin banyaknya pemain Mobile Legend, maka tingkat kebodohan akan semakin besar. Karena tingkat minat literasi akan semakin menurun yang tergantikan oleh Mobile Legend. Jika peminat literasi menurun pada kalangan remaja, maka ditakutkan remaja sekarang akan menciptakan generasi buruk untuk masa depan. Kecanduan terhadap Mobile Legend akan menyebabkan hilangnya kesadaran akan masa depan, bahwa merekalah yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Jika ini berlangsung secara terus menerus, maka Indonesia akan menciptakan generasi buruk tanpa henti.

Orang-orang di negara maju cenderung menghabiskan waktunya untuk membaca buku sekitar 3-6 jam. 

Mereka bermain game sekedarnya hanya untuk menghilangkan bosan dan penat. Itulah salah satu penyebab negara maju mempunyai generasi muda bermutu untuk masa depan negaranya.

Pada dasarnya, bermain game itu sah-sah saja dan diperlukan untuk refreshing. Asalkan ada batasan dan aturan yang jelas, terutama tentang waktu. Biasakan bijak dalam membagi waktu. Prioritaskan waktu untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat dari pada hanya sekedar bermain game. Jangan sampai waktu yang ada terbuang sia-sia hanya karena bermain sesuatu yang kurang bermanfaat. Masih banyak aktivitas seru dan bermutu selain bermain game.