YOUTUBE MENEROBOS RUANG DAN WAKTU SETIAP MANUSIA


Youtube adalah salah satu media yang diminati oleh banyak orang. Mereka bisa melihatnya melalui ponsel-ponsel yang ia pegang setiap hari, bahkan dimanapun tempatnya, kamar tidur, ruang tamu, sekolah, kampus, bahkan toilet sekalipun semua dapat menikmati Youtube. Dengan berbekal ponsel yang tersambung internet kita dapat berselancar di dunia Youtube tanpa batas, dari video yang berbau pendidikan, ekonomi, sosial, agama, bahkan pribadi seseorang.

Youtube sangat digemari oleh setiap kalangan. Itulah mengapa setiap orang yang berkunjung ke warung kopi, tidak jarang lagi melihat aplikasi yang biasa dibuka di gadget pelanggan entah itu anak kecil, orang dewasa maupun orang tua sekali-pun, adalah aplikasi (Youtube). Dengan hanya menuliskan apa yang ingin mereke lihat maka, tayangan itu akan muncul dengan sendirinya. Seseorang dapat bersantai-ria sambil menonton tayangan yang ia sukai di Youtube.

Bayangkan jika kita mampu melihat video-video kejadian yang luar biasa di seluruh dunia hanya dengan berbekal Youtube. Tanpa harus membaca, menulis dan lain sebagainya seseorang akan mampu mempraktekkan apa yang orang lain unggah dalam akun Youtube-nya. Bahkan Youtube bisa menjadi darah daging kehidupan semua manusia.

Terlepas dari baik, buruk, bahaya Youtube, dan hal-hal yang membuat orang lain merasa enggan melihatnya. namun Youtube memang banyak sekali peminatnya bahkan Youtube adalah sumber pundi-pundi keuangan yang sangat menguntungkan.

Sebagaimana sosok Youtuber ternama diseluruh dunia yang sudah kita kenal sebelumnya, seperti Ria Ricis, Jesnolimit, Ata Halilintar, Deddy Corbuzier menjadikan youtube  sebagai salah satu pundi-pundi penghasilannya. Berbekal ketenaran yang ia miliki mereka mampu menghipnotis banyak orang untuk mem-view, menyukai bahkan men-subscribe akun Youtube-nya. Dengan men-subscribe akun Youtube maka orang akan disarankan (ketika masuk Youtube) untuk menonton video yang mereka buat. Penghasilnya tidak tanggung-tanggung. Bahkan dikabarkan Youtuber Gamer Jes No Limit berpenghasilan sebulan mencapai 100 juta rupiah. Harga yang sangat pantas untuk pemenang Award Spesial YouTuber game yang satu ini.

Di luar negeri banyak sekali yang mendapatkan uang dari Video yang diunggah melalui Youtube. Hasilnya mencapai miliyaran rupiah. Mengutip dari tempo.co beberapa orang dengan jumlah penghasilan yang bikin ngiler;


Pertama adalah Real Annoying Orange, penghasilannya samapai Rp. 40 milyaran fantastis bukan. Dengan konten jeruk yang suka mengganggu temannya seperti sayur dan kawan-kawan dan masuk dalam film kartun Real Annoying Orange ini mampu mendapatkan uang yang banyak.

Kedua adalah Ray Williams Johnson kontennya yang berisi hal hal yang lagi ngetren di jamannya ia unggah dalam YouTube dan penghasilannya juga tidak kalah banyaknya dengan Real Annoying Orang.

Ketiga adalah Jenna Marbles dengan isi konten yang sederhana seperti halnya menggunakan make up, berpakaian dan kehidupan sehari-hari nya ia unggah ia mampu menghasilkan uang samapi Rp. 51. Milyar luar biasa.


Di Indonesia juga marak sekali Youtuber-Youtuber yang terbilang menghasilkan uang dengan cara mengunggah video atau konten yang menarik. Berbekal beberapa squad atau kelompok untuk membuat video. Bahkan, ada yang membuat video-nya secara mandiri yang tidak kalah luar biasa penghasilannya.

Di kampus atau univsersitas dulu mahasiswa jarang sekali yang bersedia menjadi seorang Youtuber. Youtube di anggap sebagai media yang mungkin tidak terlalu baik ketimbang menulis, padahal dengan Youtube hal-hal luar biasa dapat kita manfaatkan dari seluruh penjuru dunia.

Maraknya Youtuber sekarang ini membuat kalangan muda mulai merambah penghasilan dari Youtube dengan berbagi konten kreatifnya. Berbekal handphone seadanya dan TONGSIS (tongkat narsis) serta alat seadanya ia menjadi seorang Youtuber. Harus daftar akun Youtube, harus punya akun google, harus daftar google adsanse dan lain lain. Hal itu ia kerjakan dengan sendirian rasanya berat bahkan melihatnya saja saya menjadi enggan menjadi seorang Youtuber padahal manfaat dan penghasilan jika kita menekuninya tidak mengecewakan.

Di kampus maupun universitas hari ini pun masih jarang yang meng-upload konten-konten video bahkan sekelas jurusan Komunikasi mungkin juga jarang memainkan atau mengunggah video-nya di Youtube padahal kampus dinilai mempunyai masa yang cukup banyak. Jika semua mampu melihat bukan hal yang mustahil jika kampus menjadi sarang Youtuber dan sarang penghasilan yang menggiurkan.

Kendala yang dihadapi mungkin sangat banyak. Dari konten yang mau ditampilkan, kemenarikan sesuatu yang mau di-unggah dan mengatur bagaimana agar banyak orang melihatnya. Bahkan teman yang mau diajak nge-vlog tidak banyak. Beberapa contoh waktu di sebuah kampus ternama, seorang mahasiswa yang memilih jurusan bahasa Inggris  diberi tugas untuk membuat video dan meng-upload di Youtube. Hasilnya tidak begitu menarik mungkin sekitar 50-an yang melihat, itu pun hanya temen-teman sekelasnya dan teman dekat.

Kampus yang notabene mempunyai banyak sekali mahasiswa-mahasiswi patutlah sekiranya untuk diberdayakan. Pemberdayaan ini bisa dilakukan dengan terobosan "mewajibkan" mem-view atau men-subscribe satu akun wajib kampus. Bayangkan jika semua orang dalam kampus itu berjumlah 20 ribu beserta alumni-alumninya. Mungkin kampus tidak lagi memungut uang perkuliahan, bahkan bisa jadi semua mahasiswa-mahasiswi yang masuk ke kampus tersebut bisa gratis bahkan dibiayai seluruh tanggungan hidupnya selama berkuliah.

Menarik bukan? Hanya mewajibkan mahasiswa - mahasiswinya untuk menyukai akun, men-subscribe dan melihat. Dengan begitu menonton Youtube bisa dikatakan sebagai cara mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang juga dalam UUD 1945 bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tanggung jawab bersama.