Kuatkan Aku



Bagiku kaulah sinar terindah dunia
Mampu menembus gelap gulitanya hati
Yang sejak dulu telah tertutup rapat dan terkunci
Hingga tak satupun berani mendekat karena takut

Sejak sinar mata itu tertuju padaku
Tak bisa tertahan senyum bahagia di bibir
Tersenyum tanpa sebab
Tertawa tanpa kejelasan

Aku mulai tak sadarkan diri
Kusibukkan diri ini dengan mengarungi samudera
Kutempa jiwa dan raga ini menjadi tangguh
Hingga kepantasan mengalahkan kata hina

Tunggulah aku hingga kembali
Dengan usahakulah nantinya perahu kusandarkan kembali
Tetaplah menjadi matahari
Yang bahkan ketika malam

Kau tetap menitipkan sinarmu kepada bintang
Hingga ku tak pernah merasakan kegelapan

__Bilik Redup Rumah
Tulungagung, 08 Agustus 2019


Penulis :
Redaktur Sastra Dekret.id
Mahasiswa Ekonomi Syariah IAIN Tulungagung