Skenario Politik Barter Istana Mimpi

  • Judul Buku :Istana Mimpi
  • Judul Asli : Nepunesi I Palatit Te Endrrave
  • Penulis : Ismail Kadare
  • Penerjemah : Fahmy Yamani
  • Penerbit : PT Serambi Ilmu Semesta
  • Kota Terbit : Jakarta
  • Tahun  : 2012

Sebuah novel ternama berjudul Istana Mimpi yang ditulis oleh Ismail Kadare, seorang penyair dan penulis novel terkenal di Albania. Novel ini mengisahkan tentang kekuasaan keluarga Quprili dan pengaruh Istana Mimpi atau Tabir Sarrail dalam kekhalifahan Ustmani. Dimana dalam novel ini keduanya sama-sama memegang andil yang besar dalam gerak kekhalifahan.

Di Novel Istana Mimpi ini, semua bermula dari keluarga yang berpengaruh, Keluarga Quprili, menginginkan salah seorang keturunannya bekerja di Tabir Sarrail, Mark-Alem. Ia menyetuji keinginan keluarga besar untuk bekerja di sana, mengingat semua anggota keluarganya adalah orang ternama di kekhalifahan. Ada yang menjadi gubernur, wazir, dan sebagainya. Mark yakin bahwa keluarganya pasti memiliki maksud dalam memilihkan ia ke Tabir Sarrail.
Suatu ketika setelah Mark menyetujui keinginan keluarganya, ia mengajukan surat rekomendasi kerja kepada Tabir Sarrail. Hebatnya, ia langsung diterima tanpa syarat dan dimasukan ke bagian Penyortiran mimpi. Mengenai hal ini, di masa sekarang bagi semua pemegang kekuasaan maupun kerabatnya akan sangat mudah memilih pekerjaan yang diinginkan karena uang dan kekuasaan turut andil didalamnya. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki uang maupun kekuasaan, mereka akan sulit melamar kerja dan jika pun masuk, mereka akan ditempatkan ke bagian yang rendah.
Karena Mark berasal dari keluarga Quprili, ia mendapatkan tempat yang baik untuk pemula. Biasanya seorang pemula akan ditempatkan dibagian Penerimaan atau bahkan lebih rendah lagi dibagaian Penyalinan. Namun, Mark tidak menghiraukan semuanya. Ia menilai bahwa semua posisi dalam Istana Mimpi atau Tabir Sarrail itu sama pentingnya, sama-sama menilai mimpi.
"Sebuah mimpi mungkin terlihat pribadi atau disebabkan masalah sepele. Namun, untuk mengenali hal itu membutuhkan pengalaman dan kedewasaan. Satu kesalahan dalam penilaian, semua bisa menjadi kacau." (halaman 29)
Begitulah mimpi-mimpi diperlakukan. Semuanya akan disortir dan ditafsirkan hingga akan mendapat Mimpi Utama. Dimana mimpi ini yang nantinya akan dikirimkan ke Sultan dan akan memiliki pengaruh bagi kekhalifahan. Jadi, bisa dilihat betapa hebatnya pengaruh Istana Mimpi ini bagi kekhalifahan. Tidak heran jika seseorang yang bekerja ditempat terhormat ini disegani oleh banyak orang. Namun, siapa yang tahu bahwa didalamnya juga menyimpan berbagai masalah.
"Sebuah tempat yang walaupun dengan kehormatan penunjukannya, sesungguhnya merupakan dunia buta, kejam, dan bahkan mematikan." (halaman 87)
Setelah beberapa bulan bekerja, Mark diangkat ke bagian Tafsir. Dimana bagian ini merupakan jantung dari Istana Mimpi. Lagi-lagi karena ia berasal dari keluarga berpengaruh di kekhalifahan, ia dengan mudah naik jabatan. Namun, di bagian Tafsir inilah Mark menemukan kejanggalan dari mimpi yang ditafsirkannya. Hampir semuanya berbau politik, korupsi, sengketa, dan lainnya. Ia hampir tidak menemukan mimpi-mimpi orang pinggiran.
"Padahal di dalam lingkaran tertinggi dikatakan bahwa mimpi kami (orang pinggiran) adalah mimpi yang sesungguhnya karena mereka adalah mimpi yang berasal dari pelosok kekhalifahan, bukan dari pesolek yang berlumur polesan dan bedak." (halaman 141)
Penulis menggambarkan secara eksplisit bagaimana sebuah mimpi bisa disortir. Jika dihubungkan dengan masa sekarang, mimpi ibarat sebuah kepentingan atau hak. Orang kelas menengah kebawah akan dinomor duakan atau bahkan diabaikan haknya kecuali dalam kasus tertentu, Pemilu misalnya. Mereka akan disegani pada saat itu. Sedangkan mereka yang memiliki kekuasaan dan uang, mereka akan dengan mudah mendapatkan apa yang diinginkannya.
Selanjutnya, Kadare juga menceritakan betapa tragisnya kekuasaan dan politik yang sebenarnya. Dalam novelnya, Kadare menceritakan bahwa ada politik barter dalam kekhalifahan. Diceritakan bahwa Mark akhirnya menduduki jabatan yang tertinggi di Istana Mimpi, yaitu sebagai Direktur Jendral. Semuanya tentu tidak lepas dari pengaruh kekuasaan keluarganya. Namun dari kekuasaan itulah harus ada yang ditukarkan dengan nyawa. Ketika Mark menduduki kedudukan tertinggi di Tabir Sarrail, sebagai barter ia kehilangan pamannya.
Begitulah politik barter, siapa yang menginginkan kekuasaan dia harus mampu berkorban. Entah nyawa atau harta yang menjadi korban, asal kekuasaan berada dalam genggaman. Entah siapa yang akan menderita, dia yang memenangkan kekuasaan akan menempati tahta.
 
Ismail Kadare


"Ismail Kadare dilahirkan pada 1936 di kota pegunungan Gjikrokaster, dekat perbatasan Yunani. Dia adalah penyair dan penulis novel paling terkenal di Albania. Dalam sebagian karyanya, dia mengisahkan sejarah Albania yang kental dengan kediktatoran sehingga karya-karyanya ini menjerumuskan dirinya ke dalam sejumlah konflik penguasa Albania sejak 1945 sampai 1985."

Post a Comment

0 Comments